Kebaktian  Waisak Bulan Mei 2017

 

Rabu 3 Mei 2017 Kamis 11 Mei 2017 Rabu 19 Okt 2016
06 : 00 sd 07:30 (Bahasa Sansekerta) 10 : 00 sd Selesai (Bahasa Mandarin) 10 : 00 sd Selesai (Bahasa Mandarin)
10 : 00 sd 12:00 (Bahasa Mandarin    

 

 

Visi

Menjadi STAB terkemuka dalam kajian dan pengembangan Buddha Dharma

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang professional untuk menghasilkan tenaga Dharmaduta yang kompeten dengan didukung oleh kelembagaan yang akuntabel
  2. Mengembangkan ilmu Dharmaduta secara komperhensif mengikuti arus kemajuan.
  3. Memperkuat dan mengembangkan jaringan Program Studi Dharmaduta pada Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta.
  4. Menyelenggarakan pelayanan pada masyarakat secara professional berdasarkan Ajaran Buddha
  5. Menyiapkan tenaga Dharmaduta yang andal sesuai tuntutan iptek modern dalam era globalisasi.
  6. Mengembangkan pengelolaan STAB Dutavira yang professional dam akuntabel sebagai lembaga pendidikan.
  7. Meningkatkan peran eksistensi Prodi Dharmaduta dalam mencapai visi dan misi STAB Dutavira.

Sejarah

 

Proses kelahiran STAB Dutavira diawali pada tahun 2005 dengan berdirinya Institut Agama Buddha Nasional disingkat IABN dengan nama Divyarajya. Pendiri dari IABN antara lain Bapak Dasikin, Bapak Aggi Tjetje, Bhiksu Dutavira, Bapak Sayit dan Bapak Supriyadi, dibawah Yayasan Loka Mandala Borobudur Nomor 215 tanggal 17 April 1997 yang dikeluarkan.oleh.Notaris,Drs.Trisasono,S.H.  

IABN Dyvyarajya kemudian beroperasi, namun karena kurang optimalnya pengembangan program studi dan jurusan sebagaimana disyaratkan peraturan perundangan yang ada, maka IABN harus berubah status. Pada bulan Juni 2008 statusnya diubah menjadi Sekolah Tinggi Agama Buddha disingkat STAB IABN di bawah yayasan yang sama. Rektor STAB IABN adalah Bapak Dr.Drs.Aggi Tjetje,s.Ked.,SH.,SS.,SE.,SIP.,S.Kom., MA.,MM.,CAAE dengan Dekan,Bapak.Drs.Dasikin.M.Pd 

Nama STAB IABN hanya bertahan selama 3 bulan saja karena berbagai dinamika internal yang terjadi. Akhirnya pada tanggal 9 September 2008 namanya diubah menjadi STAB Dutavira, di bawah Yayasan Aggi Tjetje dengan Ketua Yayasan Foe Siat Khiun. Yayasan Agie Tjetje didirikan berdasarkan Akta Nomor 19 tanggal 13 Agustus 2008 melalui Notaris Mardijono, S.H dengan pengesahan yayasan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor AHU-171.AH.01.04 Tahun 2009. Sementara di STAB terpilih sebagai Ketua STAB Maha Bhiksu Dutavira Sthavira, Ketua satu Drs.A.Joko Wuryanto,S.Sos.,S.Ag.,M.Si.,M.Pd. Ketua dua Ir. Sim Budiman, MM dan Ketua tiga Drs.Efendi.Ng.(Hansen), sedangkan Ketua Jurusan.adalah bapak Sulan,S.Ag.,MM

STAB Dutavira Jakarta berlokasi di Jalan Mangga Besar Raya Nomor 58 Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat. Lokasi tersebut cukup strategis karena terletak di tengah-tengah kota yang mudah diakses dengan berbagai moda angkutan oleh mahasiswa. Penerimaan mahasiswa sudah dilaksanakan atas dasar persetujuan Ijin Operasional STAB Dutavira Jakarta yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Departemen Agama RI Nomor DJ.VI/99/SK/Tahun 2008 tanggal 9 September 2008. Pada tahun pertama ini diterima mahasiswa sejumlah 21 orang. Izin operasional Program Studi Dharma Duta diberikan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha (STAB) Dutavira Jakarta Nomor 169 Tahun 2011 tanggal 2 Mei 2011.